Tampilkan postingan dengan label Research. Tampilkan semua postingan

MNCS Daily Scope Wave 04042019

0 komentar
Dikutip dari mncsekuritas.com
 04 April 2019

MNCS Daily Scope Wave 04042019

Pada perdagangan Selasa (2/4), IHSG ditutup menguat tipis ke level 6,454 dan berada dalam fase sideways-nya. Kami memperkirakan saat ini IHSG masih berada pada awal wave iii dari wave (v) dan apabila IHSG mampu menembus level 6,525 maka akan berlanjut menuju 6,600-6,650. Skenario ini akan berlaku apabila IHSG tidak terkoreksi melebihi 6,391.
Support: 6,430, 6,391
Resistance: 6,525, 6,600

BBTN - Buy on Weakness
Pada perdagangan Selasa (2/4), BBTN terkoreksi sebesar 1.7% ke level 2,340. Posisi BBTN kami perkirakan seudah berada pada akhir wave (ii) dan BBTN berpotensi menguat untuk membentuk wave (iii) ke level 2,600.
Buy on Weakness: 2,310-2,330
Target Price: 2,410, 2,480, 2,600
Stoploss: below 2,250

ISAT - Buy on Weakness
Kami perkirakan fase koreksi ISAT belum selesai, dan saat ini ISAT berada pada wave [iii] dari wave C. ISAT berpotensi untuk menguat dalam jangka pendek untuk membentuk wave [iv] dengan target 2,420.
Buy on Weakness: 2,180-2,280
Target Price: 2,360, 2,420, 2,470
Stoploss: below 2,100

INTP - Sell on Strength
Kami memperkirakan posisi INTP sudah berada pada akhir wave iii dari wave (v), dan INTP berpotensi untuk terkoreksi untuk membentuk wave iv ke level 20,575-21,150.
Sell on Strength: 22,350-23,100

WIKA - Sell on Strength
Kami perkirakan WIKA sudah berada pada akhir wave [iii] dari wave 3, dimana WIKA berpotensi untuk terkoreksi dan membentuk wave [iv] ke arah 2,020 dan idealnya 1,960.
Sell on Strength: 2,170-2,200

Disclaimer On

Lampiran Data : MNCS Daily Scope Wave 04042019 PDF


Read More »

Fundamental Analysis 02 Maret 2019

0 komentar
Dikutip dari : mncsekuritas.com
 02 April 2019

Fundamental Analysis 02 Maret 2019

Harga minyak mentah menguat signifikan yang terutama disebabkan oleh pasokan minyak mentah OPEC merosot ke level terendah 4-tahun. Selain itu, peningkatan pada sektor manufaktur di developed economies dan China. Sebagai leading indicator, MSCI index dan EIDO masing-masing menguat signifikan +1.65 dan 0.90%. Pada perdagangan 02Apr, IHSG berpotensi rebound dengan supp-resist: 6,411-6,505 dan saham-saham yang direkomendasikan, seperti: CTRA, INCO, PWON, TINS, dan SMRA.
Mayoritas bursa saham di developed economies ditutup menguat. Dow berlanjut menguat +1.27% ke 26,258, mengikuti penguatan 2-hari dan diikuti oleh penguatan pada S&P 500 (1.16%). Sebagai pendorong, saham Caterpillar (+3.51%); Boeing (+2.65%); dan American Express (+2.20%). Penguatan tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan pada sektor manufaktur China dan penguatan pada harga minyak mentah. Begitu juga, FTSE 100 dan DAX masing-masing berlanjut menguat +0.52 dan 1.35%. Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI berlanjut menguat signifikan +2.32% ke USD 61.77 per barel, mengikuti penguatan 2-hari, yang terutama disebabkan oleh pasokan minyak mentah OPEC merosot ke level terendah 4-tahun.
Bursa saham domestik berlanjut melemah di tengah penguatan mayoritas bursa saham di emerging market economies Asia. Shanghai dan KOSPI masing-masing menguat signifikan +2.58 dan 1.29%. Namun, IHSG berlanjut melemah -0.25% ke 6,452, seiring investor portofolio asing membukukan net sell IDR +106.23 miliar. Sebagai pemberat, sektor infrastructure dan miscellaneous masing-masing melemah signifikan -1.28 dan 0.71%. Adapun, saham-saham yang menjadi lagging movers, seperti: BBCA, FREN, UNVR, INKP, dan ASII.


Lampiran Data : Fundamental Analysis 02 Maret 2019


Read More »

Fundamental Analysis 01 Maret 2019

0 komentar

Di kutip dari : mncsekuritas.com
01 Maret 2019 

Fundamental Analysis 01 Maret 2019

Sebagai leading indicator, MSCI index dan EIDO masing-masing melemah -1.26 dan 2.98%. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh geopolitical risks meningkat dan kekhawatiran perlambatan ekonomi global. Negosiasi kebijakan dagang antara US-China belum mencapai kesepakatan sementara pertemuan antara Presiden US-Korut tidak mencapai kesepakatan terkait denuklirisasi. Selain itu, pertumbuhan real GDP US pada 4Q18 lebih lambat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sementara jobless claims US meningkat. Hal tersebut berpotensi menyebabkan net capital outflow berlanjut meningkat. Pada perdagangan awal Amr19, kemungkinan besar IHSG berlanjut melemah dengan supp-resist: 6,387-6,481 dan saham-saham yang direkomendasikan, seperti: AKRA, WOOD, WEGE, BRPT, dan JPFA.
Bursa saham di developed economies berlanjut melemah. Investor tampak underconfident dan wait and see di tengah negosiasi kebijakan dagang antara US-China belum mencapai kesepakatan sementara pertemuan antara Presiden US-Korut tidak mencapai kesepakatan terkait denuklirisasi. Selain itu, pertumbuhan real GDP US pada 4Q18 lebih lambat dibandingkan dengan kuartal sebelumnya sementara jobless claims US meningkat. Dow berlanjut melemah -0.27% ke 25,916, mengikuti penurunan 2-hari berturut-turut dan diikuti oleh penurunan pada S&P 500 (-0.28%). Begitu juga, FTSE100 melemah -0.46% sementara DAX menguat +0.25%.
Sesuai ekspektasi, bursa saham domestik berlanjut melemah seiring dengan  penurunan pada bursa saham di emerging market economies Asia. PCOMP index (-2.33%) dan KOSPI (-1.76%). Begitu juga, IHSG berlanjut melemah -1.26% ke 6,443, tertekan oleh penurunan pada sektor: miscellaneous (-4.81%); manufacturing (-1.70%); dan mining (-1.69%). Saham-saham yang menjadi lagging movers, seperti: ASII, BBCA, BDMN, TLKM, dan CPIN. Setelah net buy 3-hari, Investor portofolio asing membukukan net sell IDR -1.29 triliun. Investor portofolio tampak underconfident dan wait and see di tengah negosiasi kebijakan perdagangan antara US-China belum mencapai kesepakatan.

Lampiran Data : Fundamental Analysis 01 Maret 2019 PDF


Read More »

MNCS Daily Scope Wave 02042019

0 komentar
Dikutip dari mncsekuritas.com
02 April 2019

MNCS Daily Scope Wave 02042019


IHSG ditutup melemah tipis 16 poin sekaligus menutup gap yang ada. Kami memperkirakan apabila IHSG belum sanggup untuk menembus 6,525, maka IHSG masih berpotensi terkoreksi pada area 6,430-6,410. Namun apabila IHSG menembus 6,391 dan 6,337, maka yang terjadi IHSG berpotensi menuju 6,250-6,200.
Support: 6,430, 6,391
Resistance: 6,525, 6,580

ANTM - Buy on Weakness
ANTM ditutup pada level 940 pada perdagangan kemarin (1/4). Kami memperkirakan bahwa ANTM sedang membentuk wave [i] dari wave 5 ke level 980. Perhatikan bahwa ANTM memiliki gap pada level 945-950 dan 1,025-1,040.
Buy on Weakness: 910-930
Target Price: 950, 980, 1,000
Stoploss: below 870

RALS - Buy on Weakness
RALS ditutup menguat 1.1% kemarin. Kami perkirakan posisi RALS saat ini sedang membentuk wave [iii] dari wave 5, dimana target wave [iii] berada pada level 1,930.
Buy on Weakness: 1,750-1,780
Target Price: 1,820, 1,875, 1,930
Stoploss: 1,640

WOOD - Buy on Weakness
Pada perdagangan kemarin (1/4) WOOD terkoreksi secara agresif sebesar 6.2% ke level 825. Kami memperkirakan WOOD sudah berada pada akhir wave (c) dari wave [iv], dan WOOD berpotensi untuk menguat untuk membentuk wave [v] dari wave 5 ke level 1,040.
Buy on Weakness: 810-825
Target Price: 920, 985, 1,040
Stoploss: below 780

CTRA - Sell on Strength
CTRA ditutup menguat secara agresif pada level 1,085 sebesar 8.5%. Kami memperkirakan CTRA berada pada akhir wave (i) dari wave C dan berpotensi terkoreksi mebentuk wave (ii) ke level 1,030.
Sell on Strength: 1,085-1,130
Disclaimer On

Lampiran Data : MNCS Daily Scope Wave 02042019 PDF


Read More »

Fundamental Analysis 29 Maret 2019

0 komentar

29 Maret 2019

Fundamental Analysis 29 Maret 2019

Dikutip dari mncsekuritas.com
Sebagai leading indicator, MSCI index dan EIDO masing-masing menguat +0.66 dan 1.22%, sejalan dengan penguatan pada mayoritas bursa saham di developed economies. Sebagai katalis positif, dalam jangka pendek, penguatan pada harga minyak mentah dan penurunan pada jobless claims di US. Pada perdagangan 29Mar, IHSG berpotensi berlanjut menguat namun terbatas dengan supp-resist: 6,427-6,521 dan saham-saham yang direkomendasikan, seperti: WTON, WIKA, JSMR, PTPP, dan WSKT.
Mayoritas bursa saham di developed economies menguat. Dow menguat +0.36% ke 25,717 dan diikuti oleh penguatan pada S&P 500 (+0.36%). Sebagai pendorong, JPMorgan dan McDonald’s masing-masing menguat +1.13 dan 1.00%. Penguatan tersebut di tengah pertumbuhan ekonomi US direvisi menjadi lebih rendah sementara jobless claims di US turun. Begitu juga, FTSE 100 dan DAX masing-masing menguat +0.56 dan 0.08%. Di samping itu, di pasar komoditi, harga minyak mentah WTI menguat tipis +0.19% ke USD 59.52 per barel.
Di tengah penurunan tajam pada harga minyak mentah seiring dengan peningkatan pada persediaan minyak mentah di US, bursa saham di emerging market economies Asia bergerak variatif. Shanghai turun -0.92% sementara Nifty index menguat +0.89%. Adapun, IHSG menguat +0.56% ke 6,480, seiring dengan investor asing membukukan net buy IDR +306.17 miliar. Penguatan tersebut didorong oleh penguatan pada sektor: finance (+1.22%) dan infrastructure (+1.03%). Saham-saham yang menjadi leading movers, seperti: BMRI, BBRI, TLKM, BBCA, dan INTP.

Berikut Lampiran Data Analisis 

Read More »